PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) melakukan perombakan jajaran pengurus perusahaan, baik di tingkat direksi maupun komisaris. Langkah ini menjadi bagian dari strategi penyegaran manajemen guna memperkuat kinerja perseroan sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pengelola jalan tol terbesar di Indonesia.
Perombakan tersebut diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Dalam rapat itu, pemegang saham menyepakati pengangkatan dua direktur baru, yakni Yaya Ruhiya sebagai Direktur Layanan dan Ari Respati sebagai Direktur Pengembangan Usaha.
Keputusan RUPSLB sebagai Strategi Penyegaran Manajemen
Manajemen Jasa Marga menilai penyegaran direksi dan komisaris sebagai langkah penting. Perusahaan membutuhkan kepemimpinan yang adaptif di tengah tantangan industri infrastruktur yang terus berkembang.
Selain itu, peningkatan volume lalu lintas, transformasi digital layanan tol, serta penguatan bisnis non-tol menuntut kepemimpinan yang memiliki pengalaman dan visi jangka panjang. Oleh karena itu, RUPSLB menjadi momentum strategis untuk menyusun ulang struktur pengurus perseroan.
Profil Yaya Ruhiya, Direktur Layanan Jasa Marga
Jasa Marga menunjuk Yaya Ruhiya sebagai Direktur Layanan. Sebelumnya, Yaya menjabat sebagai Direktur Utama PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways, salah satu anak usaha strategis Jasa Marga.
Selama memimpin perusahaan tersebut, Yaya aktif mendorong peningkatan kualitas layanan jalan tol. Ia juga berperan dalam optimalisasi operasional ruas tol yang menjadi jalur vital logistik nasional.
Dengan latar belakang tersebut, Jasa Marga berharap Yaya mampu meningkatkan standar pelayanan pengguna jalan tol, mulai dari aspek keselamatan, kenyamanan, hingga digitalisasi layanan.
Ari Respati Resmi Menjabat Direktur Pengembangan Usaha
Selain itu, perseroan mengangkat Ari Respati sebagai Direktur Pengembangan Usaha. Ari sebelumnya menjabat sebagai Presiden Direktur InJourney Tourism Development Corporation (ITDC).
Selama memimpin ITDC, Ari terlibat langsung dalam pengembangan kawasan pariwisata strategis nasional. Pengalaman tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan Jasa Marga dalam mengembangkan portofolio bisnis baru.
Ke depan, Ari akan memimpin pengembangan usaha Jasa Marga, termasuk eksplorasi peluang investasi, penguatan sinergi antar-BUMN, serta diversifikasi pendapatan di luar bisnis jalan tol.
Fokus Penguatan Bisnis dan Layanan Pelanggan
Dengan susunan direksi baru, Jasa Marga menargetkan penguatan dua sektor utama. Pertama, peningkatan kualitas layanan pengguna jalan tol. Kedua, percepatan pengembangan bisnis yang berkelanjutan.
Selain itu, perusahaan juga berfokus pada efisiensi operasional. Optimalisasi teknologi dan inovasi layanan menjadi prioritas agar pengguna jalan mendapatkan pengalaman berkendara yang lebih baik.
Peran Strategis Jasa Marga sebagai BUMN Infrastruktur
Sebagai BUMN strategis, Jasa Marga memegang peran penting dalam pembangunan infrastruktur nasional. Hingga kini, perusahaan mengelola ribuan kilometer jalan tol yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Oleh sebab itu, kualitas kepemimpinan menjadi faktor krusial. Direksi dan komisaris dituntut mampu menjaga keseimbangan antara pelayanan publik dan kinerja bisnis perusahaan.
Tantangan Industri Jalan Tol ke Depan
Industri jalan tol menghadapi berbagai tantangan. Fluktuasi volume kendaraan, kebutuhan investasi besar, serta tuntutan pelayanan prima menjadi isu utama.
Di sisi lain, peluang juga terbuka lebar. Pertumbuhan ekonomi, pengembangan kawasan industri, serta integrasi transportasi nasional menciptakan potensi peningkatan trafik jalan tol.
Dengan komposisi direksi baru, Jasa Marga optimistis mampu menjawab tantangan tersebut secara efektif.
Komitmen Transformasi dan Tata Kelola Perusahaan
Manajemen Jasa Marga menegaskan komitmen untuk terus memperkuat tata kelola perusahaan. Penyegaran pengurus menjadi bagian dari upaya menjaga transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme.
Selain itu, perusahaan juga berkomitmen menjalankan transformasi berkelanjutan. Transformasi ini mencakup aspek digitalisasi, pengelolaan aset, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Harapan Pemegang Saham dan Publik
Pemegang saham berharap jajaran direksi dan komisaris baru dapat membawa dampak positif bagi kinerja perseroan. Sementara itu, publik mengharapkan layanan jalan tol yang semakin andal dan efisien.
Dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki Yaya Ruhiya dan Ari Respati, Jasa Marga optimistis dapat menciptakan nilai tambah bagi negara dan masyarakat.
Kesimpulan
Perombakan jajaran direksi dan komisaris PT Jasa Marga (Persero) Tbk menjadi langkah strategis dalam memperkuat fondasi perusahaan. Melalui keputusan RUPSLB, Jasa Marga menunjuk figur berpengalaman untuk mendorong peningkatan layanan dan pengembangan usaha.
Ke depan, perseroan diharapkan mampu menghadirkan inovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjaga kinerja keuangan yang sehat. Dengan demikian, Jasa Marga dapat terus berperan sebagai tulang punggung infrastruktur jalan tol nasional.
